10 KOMPONEN KEBUGARAN
10 KOMPONEN KEBUGARAN
JASMANI
1. Kekuatan (Streght)
Kekuatan adalah kemampuan
otot ketika digunakan untuk menerima beban sewaktu melakukan aktivitas
atau melakukan kerja. Kekuatan otot , baik otot lengan ataupun otot kaki, dapat
diperoleh dari latihan yang kontinyu dengan beban berat dan frekuensi sedikit.
Latihan angkat beban dapat digunakan untuk melatih kekuatan otot lengan. Jika
beban yang Anda gunakan tersebut hanya dapat diangkat 8-12 kali saja. Berikut
adalah contoh latihan dari latihan untuk meningkatkan kekuatan atau latihan
strength:
·Squat jump – latihan ini
dapat menambah kekuatan otot tungkai dan otot perut Anda.
·Push up – latihan ini
dapat menambah kekuatan otot lengan.
·Sit up – selain dapat
mengecilkan perut, latihan ini juga dapat membuat otot perut Anda menjadi
semakin kuat.
·Angkat beban – latihan
ini digunakan untuk melatih kekuatan otot lengan. Lakukan latihan tersebut
dengan frekuensi sedikit saja.
·Back up – sama halnya
seperti sit up, back up dapat membantu meningkatkan kekuatan otot perut Anda.
2. Daya Tahan (Endurance)
Daya tahan adalah
kemampuan seseorang dalam menggunakan sistem jantung, paru-paru atau sistem
pernapasan, dan peredaran darahnya secara efektif dan efisien untuk menjalankan
kerja secara terus menerus dan tidak pernah berhenti. Berkebalikan dengan
latihan kekuatan, daya tahan dapat dilatih dengan beban yang tidak terlalu
berat, namun dengan frekuensi yang lama dan dalam durasi waktu yang lama pula.
Contoh latihan untuk
kebugaran jasmani bagian daya tahan antara lain adalah lari minimal 2 km, lari
minimal 12 menit, lari multistage, angkat beban dengan berat yang ringan namun
pengulangan dan jumlahnya diperbanyak serta lari naik turun bukit atau tanjakan
dan turunan.
3. Daya Otot (Muscular
Power)
Pengertian dari daya otot
adalah kemampuan seseorang untuk menggunakan kekuatan maksimum yang dikeluarkan
dalam waktu yang sangat singkat. Selain itu, hal ini dapat juga dihubungkan
dengan sistem anaerobik dalam proses pemenuhan sebuah energi. Daya otot dapat
juga disebut daya ledak otot atau dalam bahasaIinggrisnya adalah explosive
power.
Latihan yang dapat
menambah daya otot contohnya antara lain adalah:
·vertical jump atau
gerakan meloncat ke atas, dapat melatih daya ledak otot tungkai.
·front jump atau
gerakan meloncat ke depan, dapat juga melatih daya ledak otot tungkai.
·side jump atau
gerakan meloncat ke samping, melatih explosive power dari otot tungkai.
4. Kecepatan (Speed)
Kecepatan atau biasa juga
disebut speed merupakan kemampuan seseorang untuk mengerjakan gerakan
secara kontinyu atau terus menerus dalam bentuk yang sama dengan waktu yang
pendek atau relatif singkat. Kecepatan sangat dibutuhkan dalam olahraga lari
pendek 100 meter dan lari pendek 200 meter.
5. Daya Lentur
(Flexibility)
Daya lentur atau sering
disebut dengan flexibility adalah tingkat penyesuaian seseorang pada
segala aktifitas kerja secara efektif dan efisiens dengan cara penguluran tubuh
yang baik. Jika seseorang memiliki kelenturan yang baik, maka orang tersebut
akan dapat terhindar dari cidera. Cidera bukan hanya dialami oleh seseorang
yang berolahraga saja, tetapi juga dapat terjadi pada semua orang yang
melakukan aktivitas fisik secara tiba-tiba. Misalnya saja mengambil gelas yang
akan jatuh, jika orang itu lentur maka kecepatan dan ketepatan mengambil gelas
tersebut tidak akan menimbulkan cidera. Contoh latihan atau olahraga untuk
meningkatkan daya lentur antara lain adalah yoga, senam dan renang.
6. Kelincahan (Agility)
Kelincahan adalah
kemampuan seseorang merubah posisi pada area tertentu. Misalnya saja bergerak
dari depan ke belakang lalu kembali ke depan, selain itu dari kiri ke kanan
atau dari samping ke depan, hingga dari kiri ke tengah kemudian ke depan dan
sebagainya. Olahraga yang sangat mengandalkan kelincahan adalah olahraga bulu
tangkis.
7. Koordinasi
(Coordination)
Koordinasi adalah
kemampuan seseorang mengintegrasikan berbagai gerakan yang berbeda dan mampu
mengkoordinasikan seluruh bagian tubuh dengan baik.Contoh latihan dari komponen
kebugaran jasmani bagian koordinasi adalah memantulkan bola tenis ke tembok
dengan tangan kanan kemudian menangkapnya lagi dengan tangan kiri begitu juga
sebaliknya.
8. Keseimbangan (Balance)
Keseimbangan merupakan
kemampuan seseorang mengendalikan tubuh sehingga gerakan-gerakan yang dilakukan
dapat dimunculkan dengan baik dan benar. Senam merupakan salah satu cabang
olahraga yang sangan mengandalkan balance atau keseimbangan ini. Contoh latihan
untuk meningkatkan keseimbangan antrala lain adalah berjalan di atas balok kayu
selebar 10 cm yang memiliki ukuran panjang 10 meter, berdiri dengan satu kaki
jinjit atau juga dengan sikap lilin.
9. Ketepatan (Accuracy)
Ketepatan adalah
kemampuan seseorang untuk mengendalikan gerak-gerak bebas tubuh terhadap
suatu sasaran. Beberapa contoh olahraga yang membutuhkan keakuratan ini adalah
memanah, bowling, sepak bola dan basket. Sepak bola membutuhkan ketepatan
ketika menendang bola ke gawang lawan, begitu pun dengan bowling dan memanah
yang memiliki target sasaran. Sedangkan bola basket membutuhkan ketepatan
ketika memasukkan bola ke ring lawan. Contoh latihan untuk meningkatkan
ketepatan antara lain adalah:
·melempar bola tenis ke
tembok, sebelumnya tembok telah diberi sasaran atau diberi tanda terlebih
dahulu.
·untuk lebih spesifik,
langsung saja melatih ketepatan dengan memasukkan bola ke ring lawan untuk
olahraga bola basket.
·untuk sepak bola dengan
latihan menendang bola ke gawang yang dijaga oleh seorang penjaga gawang agar
keakuratan lebih dapat diperhitungkan dan memiliki tantangan.
10. Reaksi (Reaction)
Reaksi adalah kemampuan
seseorang untuk segera bertindak dan menanggapi rangsangan yang ditangkap
oleh indera. Salah satu latihan yang dapat meningkatkan reaksi adalah
olahraga tangkap bola.
Comments
Post a Comment